TRAINING ANALISIS BISNIS MENGGUNAKAN METODE SWOT
DESCRIPTIONÂ
Analisis SWOT adalah sebuah bentuk analisis situasi dan kondisi yang
bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisis ini menempatkan
situasi dan kondisi sebagai faktor masukan, yang kemudian
dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing.
Analisis SWOT sangat penting perannya dalam meningkatkan mutu
pendidikan karena analisis dan gambaran yang diberikan merupakan tolok
ukur dalam mengembangkan lembaga/satuan pendidikan lebih lanjut.
Setelah analisis, perlu dirumuskan visi,misi, tujuan, dan program
kerja yang lebih konkrit.
OUTLINE MATERI Training Analisis Bisnis Menggunakan Metode SWOT
SWOT Analysis – Gap Analysis
Analisis Peluang (Opportunity)
* Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan menghasilkan
pertumbuhan ekonomi dan melahirkan peluang-peluang bisnis baru di
sector riil yang membutuhkan dukungan pembiayaan dari perbankan.
* Mempelajari muatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
tiap- tiap Kabupaten, tiap-tiap Kota dan Provinsi dalam rangka
identifikasi peluang kebutuhan pembiayaan sector riil yang akan
timbul sebagai dampak dari realisasi APBD tersebut (konstruksi,
pertanian, pariwisata, pendidikan dan lain- lain).
* Identifikasi kebutuhan pembiayaan atas izin-izin usaha baru yang
diberikan oleh PEMDA.
Analisa Kekuatan(Strength)
Salah satu kekuatan (strength) BPD dibandingkan dengan pesaing dalam
kaitannya dengan mendapatkan informasi peluang bisnis pembiayaan
sektor riil adalah bahwa pemegang saham bank adalah Pemerintah Daerah
(Pemda). Hal ini berarti bahwa BPD adalah bank pertama yang
mendapatkan informasi tentang APBD yang memuat peluang bisnis atau
pembiayaan di sektor riil.
Analisa Kelemahan/Weakness
1. Identifikasi dan klasifikasi nasabah (konsumen):
* Klasifikasi nasabah sesuai dengan kebutuhan pembiayaan yang muncul
dari APBD.
* Klasifikasi nasabah sesuai dengan kebutuhan pembiayaan atau jasa
layanan perbankan pada umumnya.
2. Identifikasi produk-produk dan aktivitas bank termasuk
pengembangannya yang sesuai dengan klasifikasi nasabah.
3. Melakukan analisa kelemahan (weakness) bank dibandingkandengan
bank-bank pesaing dari segi:
* Jenis-jenis produk
* Dukungan teknologi
* Kualitas Sumber Daya Manusia
* Jangkauan pelayanan jaringan kantor maupun Layanan Keuangan Tanpa
Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Branchless Banking).
Â
BENEFIT
1. Peserta dapat menganalisis suatu produk baru yang akan di
luncurkan
2. Peserta mampu mengetahui keuntungan dan kerugian metode dalam
mebuat suatu produk
3. Peserta dapat melakukan analisis strategi dengan menggunakan
analisis SWOT
Â
TRAINING METHOD
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call
