Tag: training Prestasi Bisnis untuk Perusahaan Manufaktur di Pasar Global di jakarta

TRAINING BUSINESS ACHIEVEMENT FOR MANUFACTURE COMPANY ON GLOBAL MARKET

TRAINING PRESTASI BISNIS UNTUK PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI PASAR GLOBAL

training

TRAINING MENCIPTAKAN MARKET DEMAND DAN SUPPLY

 

 

Tersingkirnya perusahaan manufacture lokal dengan perusahaan
manufacture asing di dalam persaingan bisnis global, disebabkan banyak
faktor yang mempengaruhi yang bersumber pada kualitas kompetensi
sumber daya manusia sebagai anggota organisasi, belum selaras dengan
kompetensi yang dibutuhkan dalam memasuki pasar global terutama di
dalam Masyarakat Ekonomi Asia.Faktor yang menjadi penyebab kekalahan
dan kemudian terakumulasi, mengakibatkan perusahaan semakin terpojok
untuk menerima persyaratan yang tidak menguntungkan dari perusahaan
pesaing, demi mempertahankan kelangsungan hidup organisasi dan bisnis
yang dijalankan, namun kondisi tersebut bukan berarti perusahaan yang
telah kalah bersaing tidak memiliki peluang untuk bangkit kembali dan
bahkan mengalahkan perusahaan pesaing yang pernah memenangkan
persaingan.

OVERVIEW
Program Business Achievement for Manufacture Company in Global Market,
adalah program yang ditujukan untuk merebut kemenangan dari kekalahan
yang pernah dialami pada persaingan bisnis di Global Market dan
Masyarakat Ekonomi Asia.

Di dalam program akan dilakukan tranformasi berbagai strategy yang
menjadi senjata untuk merebut kemenangan dari kekalahan yang pernah
dialami, melalui pemberdayaan berbagai sumber daya (resources) secara
efektif dan efisien, termasuk pengembangan ketrampilan dan kemampuan
sumber daya manusia, sampai mencapai titik yang dipersyaratkan di
dalam persaingan bisnis secara global.

UNDERSTANDING
Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang melakukan produksi barang
dengan menggunakan tenaga kerja dan mesin, peralatan, pengolahan atau
formulasi di mana bahan baku diubah menjadi barang jadi dalam skala
besar termasuk barang jadi untuk digunakan untuk pembuatan produk
lainnya yang lebih kompleks, kemudian dijual kepada distributor, agen,
retail sebelum sampai ke pelanggan akhir (“konsumen”).

Aktifitas bisnis pada perusahaan manufaktur dibagai menjadi kelompok,
sebagai berikut:
1. Proses produksi yang berkaitan dengan bahan baku, produksi, test
produk (quality assurance/control), penyimpanan dan siap kirim;
2. Proses penjualan (sales) yang berkaitan dengan pengadaan
pelanggan, penetrasi pasar, branding product, penentuan harga
jual, dan ketepatan pengiriman
3. Proses pemasaran (marketing) yang berkaitan dengan pelayanan
pemenuhan kebutuhan penjualan, volume pengiriman, keberadaan
produk di pasar, keluhan pelanggan, product development, market
analysis, dan business intelligence

TUJUAN PELATIHAN
1. Menciptakan penjualan dan revenue secara berkesinambungan atas
seluruh produk yang dihasilkan perusahaan
2. Menciptakan market demand dan supply secara terus menerus terhadap
produk yang dihasilkan perusahaan
3. Menentukan harga yang akurat sehingga mampu bersaing di dalam
pasar global
4. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pelanggan yang menjadi
mitra bisnis sebagai sarana pengembangan pasar
5. Menjaga product image dari black campaign yang dilakukan
perusahaan pesaing
6. Melakukan penetrasi pasar pada pelanggan yang menjadi target
market perusahaan pesaing (product substitusi)

HIGHLIGHTS
1. Business Development and Sales Marketing Strategy
2. Total Quality Management and Kaizen Strategy with PDCA
3. Distribution Channel and Market Network

OUTLINE MATERI
1. Pengertian achievement pada perusahaan manufacture
2. People Development Program untuk mencapai keselarasan kompetensi
pada bisnis global
3. Business Development and Sales-Marketing Strategy
4. Distribution Channel and Market Network
5. Strategy Pricing
6. Strategy Quality Management and Kaizen indeed
7. Strategy Business Expand on Foreign Country
8. Business Intelligence function on global market competition
9. Kunci keberhasilan pada bisnis manufacture
10. Identifikasi kelemahan dan hambatan yang akan dihadapi
11. Strategy menyelesaikan berbagai permasalahan dengan satu langkah
strategic
12. Evaluasi bisnis dan langkah strategy pengembangan
13. Rencana tindakan untuk implementasi strategy

METODE PELATIHAN
1. Melakukan transformasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman
dalam suatu kegiatan tutor, diskusi dan studi kasus, sehingga
peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam untuk menerapkan
strategy keberhasilan pada bisnis manufacture
2. Pembahasan berbagai studi kasus untuk mendapatkan strategy
implementasi uuntuk mencapai keberhasilan di dalam persaingan
bisnis global, dan mempertahankan keberhasilan yang dicapai serta
melakukan penetrasi market pada pasar yang dikuasai perusahaan
pesaing
3. Penerapan simulasi bisnis pada strategy pengembangan sumber daya
manusia, melalui penugasan kepada individu dan kelompok sehingga
mendapatkan gambaran atas kondisi yang dihadapi dan membuka
wawasan berpikir peserta, sehingga siap untuk mengimplementasikan
berbagai strategi bisnis di dalam lingkungan kerja

DURASI PELATIHAN

Program ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari atau secara efektif
selama 18 (delapan belas) jam, dengan General Run Down, sebagai
berikut:
1. Pengenalan permasalahan pada topic pembahasan, selama 30 menit
2. Pendalaman pemahaman terhadap topic bahasan, selama 1,5 jam
3. Pengembangan topic untuk mendapatkan strategy implementasi, selama
1,5 jam
4. Studi kasus untuk penyelarasan strategy bisnis, selama 1 jam
5. Simulasi kasus dengan penugasan untuk penguasaan strategy di
lingkungan kerja, selama 1 jam
6. Evaluasi dan pengukuran, selama 30 menit

PESERTA
1. Supervisor
2. Leader
3. Manager
4. Setiap orang yang ingin mengetahui strategi keberhasilan untuk
perusahaan manufacture di dalam global market competition

REFERENCES
1. Friedman, David (2006). “No Light at the End of the Tunnel”. Los
Angeles Times. New America Foundation. Retrieved 2007-05-12.
2. Joseph, Keith (1976). “Monetarism Is Not Enough”.Center for Policy
Studies. Margaret Thatcher Foundation. Retrieved 2007-05-12.
3. For example, entire academic journals such as The Journal of
Cleaner Production and The Journal of Industrial Ecologydedicated
to reducing environmental impact of manufacturing.
4. Megan Kreiger and Joshua M. Pearce (2013). Environmental Life
Cycle Analysis of Distributed 3-D Printing and Conventional
Manufacturing of Polymer Products, ACS Sustainable Chemistry &
Engineering, DOI: 10.1021/sc400093k Open access.
5. Manufacturing & Investment Around The World: An International
Survey Of Factors Affecting Growth & Performance, ISR
Publications/Google Books, revised second edition, 2002. ISBN
978-0-906321-25-6.
6. Research, Industrial Systems (2002-05-20). “Manufacturing and
Investment Around the World: An International Survey of Factors
Affecting Growth and Performance”. ISBN978-0-906321-25-6.
7. Bailey, David and Soyoung Kim (June 26, 2009).GE’s Immelt says
U.S. economy needs industrial renewal. UK Guardian. Retrieved on
June 28, 2009.
8. Sørensen, Hans Eibe (2012). Business Development: A
Market-Oriented Perspective. John Wiley & Sons.
9. Davis, C. H., & Sun, E. (2006). Business development capabilities
in information technology SMEs in a regional economy: An
exploratory study. The Journal of Technology Transfer, 31(1),
145-161.
10. Kind, S., & Knyphausen-Aufseß, Z. (2007). What is ‘business
development’? The case of biotechnology. The Case of
Biotechnology. Schmalenbach Business Review, 59(2), 176–199.
11. Lorenzi, V., & Sørensen, H. E. (2014). Business Development
Capability: Insights from the Biotechnology Industry. Symphonya.
Emerging Issues in Management, (2), 1-16.
12. Kotler, Philip; Kevin Lane Keller (2009). “1”. A Framework for
Marketing Management (4th ed.). Pearson Prentice
Hall.ISBN0-13-602660-5.
13. Adcock, Dennis; Al Halborg, Caroline Ross(2001).
“Introduction”. Marketing: principles and practice(4th ed.).
Xavier thomas. p. 15. ISBN9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
14. Kotler, Philip & Keller, L. Kevin (2012). Marketing Management
14e. Pearson Education Limited 2012
15. Adcock, Dennis; Al Halborg; Caroline Ross (2001).
“Introduction”. Marketing: principles and practice.
p. 16.ISBN9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
16. “Marketing Management: Strategies and Programs”, Guiltinan et al.,
McGraw Hill/Irwin, 1996
17. Dev, Chekitan S.; Don E. Schultz (January–February 2005). “In the
Mix: A Customer-Focused Approach Can Bring the Current Marketing
Mix into the 21st Century”. Marketing Management14 (1).
18. “Swarming the shelves: How shops can exploit people’s herd
mentality to increase sales”. The Economist. 2006-11-11. p. 90.
19. Kerin, Roger A. (2012). Marketing: The Core. McGaw-Hill Ryerson.
p. 31.
20. Kotler, Armstrong, Philip, Gary. Principles of Marketing. pearson
education.
21. D.S. Hochbaum, E. Moreno-Centeno, P. Yelland, and R.A.
Catena. Rating Customers According to Their Promptness to Adopt
New Products, Operations Research 59(5): 1171-1183, 2011
22. “Segmentation, Targeting, and Positioning”. University of Southern
California. Retrieved 21 May 2013.
23. Stolley, Karl. “Primary Research”. Purdue Online Writing Lab.
Retrieved 21 May 2013.
24. Developing Business Strategies, David A. Acker, John Wiley and
Sons, 1988
25. “Chapter 6: Organizational markets and buyer behavior”.
Rohan.sdsu.edu. Retrieved 2010-03-06.
26. Goldstein, D.; Lee, Y. (2005). “The rise of right-time
marketing”. The Journal of Database Marketing & Customer Strategy
Management12 (3): 212–225.doi:10.1057/palgrave.dbm.3240258.
27. Dacko, Scott G. (2008). The advanced dictionary of marketing.
pp. 377–378. ISBN0-19-928600-0.

FACILITATOR
Setiono Winardi SH., MBA.
Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta,
kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari
dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil
program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock
University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini,
berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta
telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional,
dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors,
dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:
1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources
Management dari the National Police HongKong Government;
2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the
Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the
Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome
Republic of Togo West Africa;
4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the
Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West
Africa;
5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the
Royal Goverment Cambodia.

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call