trainingdijogja

TRAINING WITHHOLDING TAX PLANNING

TRAINING PERENCANAAN PAJAK PEMOTONGAN

training

TRAINING TAX PLANNING PPH WITHHOLDING TAX

 

 

OVERVIEW

Peraturan  perpajakan  yang  ditetapkan  pemerintah  merupakan panduan
kepada  WP  (Wajib  Pajak)  dalam  menunaikan kewajiban perpajakan dan
sebagai dasar bagi pemerintah (fiskus) untuk menguji kepatuhan para WP
dalam  memenuhi  kewajibannya.  Wajib  pajak  yang melanggar peraturan
perpajakan  akan  dikenakan  sanksi sebagaimana diatur dalam Ketentuan
Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Withholding  Tax  (pemotongan/pemungutan)  adalah salah satu kewajiban
WP,  terutama  yang  oleh  UU pajak ditunjuk menjadi Pemotong/Pemungut
PPh. Latar belakang penerbitan regulasi potong pungut atau withholding
tax   adalah   menuntut   partisipasi   WP  dalam  proses  pengumpulan
(collection)   pajak   bagi  negara.  Dalam  praktiknya,  WP  pembayar
penghasilan  diberikan  kewajiban untuk memotong dan menyetorkan pajak
penghasilan  terutang  dari penghasilan mitra bisnis. Beragamnya jenis
penghasilan yang menjadi objek withholding tax dan bervariasinya tarif
yang  diterapkan, kerap menyulitkan WP untuk melaksanakan kewajibannya
tersebut.  Padahal, jika kewajiban tidak dilakukan, ada ancaman sanksi
perpajakan, baik sanksi denda ataupun bunga.

Mengingat   beratnya   tanggung   jawab  dan  konsekuensi  yang  harus
ditanggung  oleh  para WP pemberi penghasilan, menjadi hal yang sangat
penting  untuk  mengetahui regulasi terkini dari peraturan withholding
tax  dan  aplikasinya. Dalam seminar ini, peserta akan dibekali dengan
regulasi  terkini,  aplikasi  dan perencanaan pengelolaan (withholding
tax   planning)Â sehingga   perusahaan   tidak   membayar  pajak  yang
seharusnya  beban  pihak lain. Sebagai WP harus pandai dalam melakukan
upaya  legal  untuk  meminimalkan  beban pajak perusahaan dan memahami
strategi  penanganan  withholding  tax  yang  baik agar terhindar dari
risiko perpajakan yang bisa mengurangi profit.

Â

MANFAAT
* Memahami  ketentuan withholding tax terutama yang berkaitan dengan
subjek,  objek,  tarif  dan  dasar pengenaan pajak serta tata cara
penyetoran dan pelaporannya
* Melakukan  tax  management  dalam rangka mengoptimalkan pembayaran
pajak tanpa melanggar peraturan perpajakan yang ada
* Mengantisipasi   dan   mengambil   keuntungan  dari  perubahan  UU
perpajakan  yang  baru, terutama yang berkaitan dengan withholding
tax
* Memberikan  saran perbaikan dan argumentasi terkait dengan klausul
kewajiban  perpajakan  dalam  setiap  pembuatan  kotrak  kerjasama
dengan mitra bisnis
* Melakukan evalusi sendiri atas kepatuhan perpajakan terkait dengan
withholding tax (self diagnosis)

Â

MATERI Training Withholding Tax Planning TRAINING

1.  Teori  dan  kosep  dasar Withholding Tax: Definisi, Ruang lingkup,
Jenis-jenis  withholding  tax, Landasan mengapa ada withholding tax di
Indonesia, Hak dan kewajiban pemotong pajak

2.  Review  Peraturan  Perpajakan  terkait dengan withholding tax (PPh
Pasal 4 ayat (2), Pasal 23 ayat (1) huruf c butir 2, dan Pasal 23 ayat
(2)).

3.  Tax  Planning  PPh Withholding Tax: Klausul kontrak, Gross up yang
aman, Memilih terminologi, dll

4.  Implikasi  Withholding Tax terhadap tax compliance terkait masalah
bukti potong dan SPT serta terhadap kewajiban pelaporan pajak

5. Identifikasi dan antisipasi kesalahan-kesalahan yang sering terjadi
dalam melakukan withholding tax

6. Teknik Pemotongan dan Pemungutan serta Permasalahan yang timbul
* Teknis Pemotongan PPh pasal 21
* Teknis Pemungutan PPh pasal 22
* Teknis Pemotongan PPh Pasal 23
* Teknis Pemotongan PPh Pasal 26
* Teknis Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2)
* Hal-hal terkait Masalah Pemotongan dan Pemungutan

7. Tax Treaty:
* Pengertian Tax Treaty
* Pembahasan per jenis penghasilan
* CRT sebagai syarat penerapan Tax Treaty

8. Rekonsiliasi Objek Withholding Tax dengan PPh Badan

9. Diskusi dan Studi Kasus

Â

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI KEMNAKER RI

TRAINING PENGENALAN AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

training

TRAINING K3 KONSTRUKSI

 

 

DESKRIPSI

Angka  kecelakaan  kerja  di  sektor  konstruksi di dunia pada umumnya
lebih  tinggi  dari  angka kecelakaan di sektor lainnya seperti sektor
manufaktur  maupun  industri.  Tingginya  angka  kecelakaan  kontruksi
bersumber  dari  berbagai  faktor.  Beberapa  faktor yang mempengaruhi
antara  lain  pekerjaan  yang  beresiko  tinggi,  rendah dan kurangnya
tenaga   ahli   K3  kontruksi,  serta  rendahnya  komitmen  pengusaha.
Permasalahan  K3  kontruksi  yang pada umum menjadi penyebab banyaknya
kecelakaan  kerja  seperti  rendahnya  pemahaman dan kepekaan terhadap
bahaya  dan  resiko  kontruksi,  tidak menguasai peralatan keselamatan
diri   dan   metoda   kerja  kontruksi  yang  benar,  tidak  terpenuhi
persyaratan  dan  standard  K3, masih lemahnya hukum maupun sanksi K3,
belum   ada  penerapan  Sistem  Manajemen  K3  yang  benar,  kurangnya
kesadaran  perusahaan  akan  pentingnya K3, serta kurangnya pendidikan
dan  pelatihan  K3 bagi SDM konstruksi. Sehingga belum adanya komitmen
yang   sama  dari  seluruh  pihak  yang  berkepentingan  untuk  selalu
menghargai  dan  mengutamakan  Keselamatan dan Kesehatan kerja sebagai
hak asasi pekerja.

Untuk  ini  perlu  adanya  upaya  lebih  intensif  untuk menanggulangi
kecelakaan  kerja  di  bidang  jasa  konstruksi. Telah ditetapkan oleh
Peraturan tersebut bahwa setiap Proyek Konstruksi Bangunan yang :
* Memperkerjakan   tenaga   kerja   lebih   dari   100   orang  atau
menyelenggarakan  proyek  labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki
minimal  1  (satu)  orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang
Ahli   Madya  K3  Konstruksi  dan  2  (dua)  orang  Ahli  Muda  K3
Konstruksi.
* Memperkerjakan   tenaga   kerja   kurang   dari   100  orang  atau
menyelenggarakan  proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki
minimal,  1  (satu)  orang  Ahli  Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu)
orang Ahli Muda K3 Konstruksi
* Memperkerjakan   tenaga   kerja   kurang   dari   25   orang  atau
menyelenggarakan  proyek  kurang  dari  dari 3 (tiga) bulan adalah
wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

Â

DASAR HUKUM
1. Undang-Undang No.13 Tahun 2003
2. Undang-Undang No.1 Tahun 1970
3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No.01/MEN/1980
4. Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan
Umum  No.Kep.174/MEN/1986 dan No.104/Kpts/1986 Peraturan-Peraturan
terkait lainnya

Â

TUJUAN

Untuk  membekali dan meningkatkan kemampuan peserta dengan pengetahuan
yang  mendalam  pemahaman yang benar mengenai SMK3 (OHSMS) berdasarkan
OHSAS  18001:2007  Standard  untuk mencapai tujuan organisasi mengenai
Keselamatan dan Kesehatan kerja.

Â

MATERI  Training  Pembinaan  dan  Sertifikasi  Ahli Muda K3 Konstruksi
KEMNAKER RIÂ
1. Pre Test
2. UU, Standar dan Aturan K3
3. UU Jasa Konstruksi kaitan dgn K3 Konstruksi
4. Pengetahuan Jasa Konstruksi
5. Pengetahuan Dasar K3
6. Managemen dan Administrasi K3
7. K3 Pekerjaan Konstruksi
8. Manajemen Lingkungan
9. K3 Peralatan Konstruksi
10. K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal
11. K3 Pesawat Angkat
12. K3 Perancah & Tangga
13. Sistem Pemadam Kebakaran
14. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
15. Higiene Perusahaan dan Proyek
16. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
17. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
18. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
19. Seminar
20. Evaluasi Akhir

PESERTA

Pelatihan ini perlu untuk diikuti oleh Management Representative, OH&S
Professional,  Team  Leader,  Supervisor  dan  Personil  lainnya  yang
memandang  perlu  untuk  mengembangkan  dan  mengimplementasikan  SMK3
berdasarkan  OHSAS  18001:2007  standard dengan minimal Pendidikan STM
dan Pengalaman Kerja min 3 (tiga ) tahun

INSTRUKTUR

Instruktur  yang  akan  memberikan  pelatihan  adalah  instruktur dari
Kementrian  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  serta  dari  Praktisi di
bidangnya

SERTIFIKAT

Kepada  para  peserta  yang  lulus diberikan sertifikat pelatihan Ahli
Muda  K3  Kontruksi  serta  Penunjukan  Ahli  K3 yang dikeluarkan oleh
Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Untuk keperluan pembuatan Sertifikat dan Surat Penunjukan sebagai Ahli
K3 Konstruksi, maka para pesera diharuskan menyerahkan :
1. Fotocopy ijazah terakhir sebanyak 2 lembar (minimum SMA)
2. Fotocopy KTP masih berlaku
3. Surat Keterangan sehat dari Dokter terbaru
4. Surat  Keterangan  kerja  dari perusahaan yang bersangkutan sesuai
dengan sertifikasi yang akan di ikuti.
5. Photo  berwarna  ukuran  4×6  sebanyak  2  lembar, dan ukuran 3×4
sebanyak 2 lembar

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING OVERVIEW ANALISIS KREDIT MIKRO

TRAINING PENGENALAN OVERVIEW ANALISIS KREDIT MIKRO

training

TRAINING ANALISA KREDIT

 

 

Instructor by : Dr. Sunardi.SE.,MM

DESKRIPSI Â

Analisa   Kredit  untuk  sektor  mikro  kredit  dan  UMKM  membutuhkan
pendekatan  praktis  tersendiri  dalam  menentukan kalayakan pemberian
kredit.  Pada pelatihan ini para peserta akan diberikan teknik praktis
dalam  menganalisa  kebutuhan, kemampuan dan karakter sebagai landasan
penting  dalam  penentuan  pemberian  kredit  mikro. Peserta juga akan
dibekali dengan teknik monitoring, mendapatkan informasi dan pembinaan
serta pemecahan masalah paska pemberian kredit.

TUJUAN
1. Memahami Karakteristik Usaha Mikro
2. Memahami aspek utama dalam analisa kredit usaha mikro
3. Memahami teknik dalam menganalisa kebutuhan
4. Menguasai teknik dalam menilai karakter
5. Menguasai teknik menganalisa rekening dan buku kas
6. Menganalisa kemampuan membayar
7. Teknik Interview dan Aplikasi Aspek Psikologis
8. Menguasai  teknik  dan  strategi  dalam memonitor dan mengevaluasi
credit yang sedang berjalan
9. Menguasai strategi dalam mengatasi kredit yang bermasalah

POKOK BAHASAN
1. Kredit Mikro
+ Karakteristik Usaha Mikro
+ Kebutuhan  Kredit  Mikro  :  Modal Kerja, Investasi dan Multi
Guna
+ Kesulitan  Analisa  Kredit Mikro : keterbatasan informasi dan
data, pengeluaran pribadi, dan menejemen tradisional
+ Aspek Penting Dalam Analisa Kredit Mikro
2.  Prinsip Dasar 6C’s dalam Analisa Kredit Mikro
+ Risiko Kredit Mikro
+ Penyebab Macetnya Kredit Mikro
+ Prinsip 6C’s pada Kredit Mikro
3. Analisa Kebutuhan
+ Aspek  Penilaian Kebutuhan : Modal Kerja, Investasi dan Multi
Guna
+ Perhitungan Modal Kerja
+ Penilaian Pemasaran
+ Penilaian Kapasitas Usaha dan Menejemen
4.   Analisa Karakter
+ Menganalisa Karakter dan Watak
+ Kebiasaan Diluar Usaha
+ Pengalaman dan Latar Belakang
+ Menganalisa Ketaatan Memenuhi Kewajiban
5. Estimasi Penjualan dan Laba Usaha
+ Mengestimasi Tingkat Penjualan Usaha Mikro
+ Mengestimasi Pengeluaran dan Laba Usaha Mikro
+ Mengestimasi Pengeluaran Pribadi
+ Menghitung Kemampuan Membayar
6. Analisa Laporan Keuangan, Rekening dan Buku Kas
+ Memahami Pola Transaksi dan Jenis Usaha Mikro
+ Mendeteksi Adanya Rekayasa Rekening
+ Menghitung  Kemampuan Membayar dari Analisa Rekening dan Buku
Kas
+ Analisa Neraca, Profitabiltas dan Arus Kas
+ Analisa Rasio Profitabilitas & Solvabilitas
7. Teknik Mendapatkan Informasi
+ Interview Nasabah, dan Lingkungan
+ Teknik Obeservasi dan Kunjungan
+ Teknik Mendapatkan Referensi
+ BI Checking
8. Â Teknik Interview
+ Langkah-langkah Jitu Dalam Melakukan Interview
+ Pengembangan Praktis Aspek Psikologis dalam Interview
+ Mendeteksi Kebohongan dan Membaca Bahasa Tubuh
9. Scoring System
+ Manfaat Scoring System
+ Variable Analisa dalam Scoring System
+ Membangun Scoring System Sederhana Dengan Microsoft Excel
10. Monitoring dan Pemecahan Permasalahan Kredit Mikro
+ Mendeteksi  potensial  permasalahan pengembalian kredit lebih
awal
+ Pembinaan Usaha Mikro
+ Pemecehan Permasalahan Kredit Mikro

METODE TRAINING

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training
  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING ASPEK HUKUM DAN ETIKA KEHUMASAN

TRAINING PENGENALAN ASPEK HUKUM DAN ETIKA KEHUMASAN

training

TRAINING ETIKA KEHUMASAN

 

 

OVERVIEW

Membahas  uraian  singkat  mengenai  seluk beluk public relations atau
kehumasan.  Secara  garis  besar, ada empat hal indikator keberhasilan
seorang  humas dalam tugasnya, yaitu profesionalisme, kode etik/etika,
moral dan aspek aspek hukum yang dijadikan acuan.

Definisi  public  relations  menurut  Institute  of  Public Relations,
Inggris    adalah   “Kegiatan   yang   dilakukan   dengan   sengaja,
direncanakan,  dan  berlangsung  secara berkesinambungan untuk membina
dan  mempertahankan  saling  pengertian antara suatu organisasi dengan
masyarakat.â€?  Menurut Frank Jefkins, dalam bukunya mengatakan bahwa
“Public  relations  merupakan  segala bentuk komunikasi terencana ke
luar  dan  ke  dalam  antara sebuah organisasi dengan masyarakat untuk
tujuan  memperoleh  sasaran-sasaran  tertentu  yang berhubungan dengan
saling  pengertian  (Mutual  Understanding).â€? Sedangkan menurut para
pakar  humas adalah “Gabungan antara seni dan ilmu sosial yang dapat
menganalisa kecenderungan-kecenderungan dan meramalkan akibatnya.�

Intinya, dalam mengemban tugas sebagai humas/praktisi public relations
(PRO) harus menjaga perasaan orang lain dan tidak merugikan pihak mana
pun.

OUTLINE MATERI Training Aspek Hukum dan Etika Kehumasan
1. Definisi Kehumasan
2. Kode Etnik Profesi Kehumasan
3. Dimensi Etis dari Public Relation
4. Definisi Hukum dan Etika
5. Fungsi Hukum dalam Komunikasi
6. Hukum Opini Publik
7. Aspek Hukum Komunikasi Kehumasan
8. Â Hukum Etika Kehumasan
9. Aspek-aspek Hukum Kepidanaan

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING OVERVIEW OF LEAN SIX SIGMA

TRAINING PENGENALAN OVERVIEW OF LEAN SIX SIGMA

training

TRAINING PENERAPAN LEAN SIX SIGMA

 

 

Instructor by : Bambang Murcahyanto

Â

DESCRIPTION

Lean  Six  Sigma is a business approach to continual improvement which
focuses  on stripping out areas of waste from processes and minimizing
product  reduction.  Lean  is  popular  for its methodical approach to
streamlining  both  manufacturing and service processes by eliminating
waste while continuing to deliver value to customers. Although Lean is
widely  known  for  these benefits, it’s not just a set of tools. It
stems  from  cultural  roots which manifest in the business world as a
particular approach to management: a Lean Culture.

Six  Sigma  is  named after a statistical concept where a process only
produces  3.4  defects per million opportunities (DPMO). Six Sigma can
therefore  be  also  thought  of  as  a goal, where processes not only
encounter  less  defects,  but  do  so consistently (low variability).
Basically, Six Sigma reduces variation, so products or services can be
delivered as expected reliably.

Lean  Six Sigma is a combination of two powerful methods: Lean and Six
Sigma.Lean  and  Six Sigma complement each other. Lean accelerates Six
Sigma,  delivering  greater  results  than  what  would  typically  be
achieved by Lean or Six Sigma individually.

Combining   these   two   methods   gives   your  improvement  team  a
comprehensive  tool set to increase the speed and effectiveness of any
process  within  your organization – resulting in increased revenue,
reduced costs and improved collaboration. Lean Six Sigma allows you to
combat these problems and grow your business

Â

PURPOSE
* Understand the background and application of Lean Six Sigma
* Learn  how  to  apply  Six  Sigma principles to different business
areas
* Understand the DMAIC process and how it can improve your business
* Gain an overview of why Six Sigma works and the belt system
* Gain recognition and share knowledge

OUTLINE MATERI Training Overview of Lean Six Sigma
* Introduction to Lean Six Sigma
* Higher Standards for Higher Performance
* Lean Six Sigma Defined
* Input Determines Output
* What’s In a Name?
* The 5 Lean Principles
* The 8 Forms of Waste
* The Sigma Level
* The 99.9% Problem
* Calculating the Sigma Level
* Lean Six Sigma Framework
* DMAIC – The Lean Six Sigma Improvement Process
* Lean and DMAIC
* The DMAIC Methodology
* Organizing for Success
* Working Relationships
* Critical Success Factors
* Study Case

PESERTA

Manager  ,  Supervisor  ,  and Continuous Improvement Practitioners in
Industrial Manufacturing and Services

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING WORKLOAD ANALYSIS (ANALISA BEBAN KERJA)

TRAINING ANALISA TERHADAP KEMAMPUAN TENAGA KERJA YANG SEKARANG

training

TRAINING TAHAPAN ANALISA BEBAN KERJA

 

 

DESKRIPSI

Seringkali  terjadi  saling  lempar  tanggung  jawab dalam pengelolaan
pekerjaan  di  perusahaan.  Terdapat  beberapa  orang  yang bekerja di
perusahaan  merasa  terbebani dengan pekerjaannya, sementara yang lain
terlihat  lebih  santai.  Kondisi  ini memuat lingkungan kerja menjadi
tidak kondusif. Bila dibiarkan akan memberikan dampak demotivasi dalam
pekerjaan. Kondisi di atas, terjadi karena metode pembebanan pekerjaan
belum   dimiliki   oleh  perusahaan.  Dan  jikalau  terjadi  metodenya
seringkali belum tepat. Sehingga hasilnya kurang begitu akurat. Metode
yang  dipakai adalah Work Load Analysis yaitu gambaran deskriptif dari
beban  kerja  yang  dibutuhkan  dalam satu unit organisasi. Metode ini
memberikan  informasi  tentang  alokasi  sumber  daya  karyawan  untuk
menyelesaikan beban kerja.

Pelatihan  ini  menjamin  anda dapat memahami secara praktis, sehingga
dapat  digunakan  dalam  pekerjaan  di  perusahaan. Pelatihan ini juga
dilakukan   secara   gamblang   sehingga   mudah   dimengerti   karena
dikembangkan  berdasarkan  pengalaman  praktis  di  perusahaan.  Model
pembelajaran yang berhasil akan menjadi pola dalam pelatihan ini.

TUJUAN
1. Untuk  peramalan/proyeksi  terhadap  kebutuhan  tenaga kerja untuk
periode tertentu
2. Melakukan analisa terhadap kemampuan tenaga kerja yang sekarang
3. Memenuhi kebutuhan yang akan datang. Memungkinkan perusahaan untuk
melakukan  pengurangan  karyawan  atau  penyesuaian lewat transfer
intern atau ekspansi atau Man Power Planning

OUTLINE

1. Perubahan Global
* Perubahan Kondisi Bisnis
* Konsep Berpikir
* Analisa External dan Internal Bisnis

2. Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
* Konsep Analisa Beban Kerja
* Aplikasi Analisa Beban Kerja di Lingkungan Organisasi

3. Performance Modeling Approach
* Konsep Performance Modeling Approach
* Workload Analysis
* Bottleneck Analysis
* Response Time Analysis

4. Tahapan Analisa Beban Kerja
* Step by Step
* Pernyataan Misi
* Bagaimana Menentukan Core Duties and Responsibility
* Bagaimana  Menentukan  Informasi  dan Variable untuk Analisa Beban
Kerja

5. Membuat Laporan Analisa Beban Kerja secara Komprehensif
* Menentukan Objective
* Pengukuran Beban Kerja
* Analisa Beban Kerja
* Evaluasi dan Rekomendasi

PESERTA

Mereka   yang  memiliki  Peran,  Fungsi  serta  Tanggungjawab  sebagai
Pengambil  Keputusan  dalam  Unit  Bisnis dan Department menjadi kunci
dalam  pergerakan  perusahaan.  Seperti  para staf perusahaan, Manager
SDM,   Kepala  Bagian  Kepegawaian  (Kabag),  dan  Kepala  Sub  Bagian
(Kasubag) atau pemimpin perusahaan sekalipun.

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING K3 OPERATOR GONDOLA KEMNAKER RI

TRAINING PENGENALAN K3 OPERATOR GONDOLA

training

TRAINING OPERATOR GONDOLA

 

 

TUJUAN
* Mempersiapkan dan menghasilkan Operator Gondola yang kompeten
* Operator Gondola yang dapat melakukan pengoperasian, perawatan dan
mampu  mengurangi  resiko  terjadinya  kecelakaan  pesawat uap dan
bejana tekan
* Mempersiapkan  tenaga  pelaksana  yang mampu melaksanakan prosedur
pengoperasian  dengan  mempertimbangkan  prosedur  K3  Gondola  di
tempat kerjanya

Â

MATERI Training Pembinaan dan Sertifikasi K3 Operator Gondola KEMNAKER
RIÂ
1. Kebijakan K3
2. UU No.1 Tahun 1970
3. Permenaker No.5 Tahun 1985
4. Permenaker No.1 Tahun 1989
5. Dasar K3 dan P3K
6. Pengetahuan Dasar Gondola
7. Pengetahuan Dasar Motor Listrik
8. Perangkat Keselamatan Kerja
9. Alat Bantu Angkat dan Tali Kawat Baja
10. Sebab-sebab Kecelakaan pada Gondola
11. Menghitung Berat Beban
12. Pengoperasian Aman
13. Perawatan dan Pemeriksaan Harian
14. Ujian: Teori dan Praktik

PERSAYARATAN PESERTA

Berpendidikan  SMU/Sederajat  (SMK  Teknik)  dengan pengalaman kerja 1
tahun

Persyaratan peserta yang harus dikumpulkan saat pelatihan :
* Membawa Fotocopy Kartu Identitas
* Membawa Fotocopy Ijazah Terakhir (minimal SMA sederajat)
* Membawa Surat Keterangan Kerja dari Perusahaan
* Membawa Surat Keterangan Sehat terbaru
* Membawa   Pasphoto   4×6,  2×3  masing-masing  2  lembar  dengan
background merah

INSTRUKTUR

Para   pengawas   dari   Kementerian   Tenaga   Kerja  RI  yang  telah
berpengalaman

Â

SERTIFIKAT

Setelah   sukses   mengikuti  pelatihan  ini  peserta  akan  diberikan
Sertifikat  dan Surat Penunjukan Operator Gondola di tempat kerja yang
akan dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja RI

 

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING OWNER ESTIMATE CALCULATION

TRAINING PENGENALAN OWNER ESTIMATE CALCULATION

training

TRAINING PERHITUNGAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI

 

 

DESCRIPTION

Project  defined  as  an activity takes place in a temporary period of
time,  with  limited  resources  and  intended to carry out determined
tasks.  The  success  of  a project depends on the extent to which the
project  can  meet  the  project  success  criteria. Criteria include:
benefits  of  the  project,  project  quality, length of time and cost
incurred.
Owner  Estimate  (OE)  or  Self Estimated Price (HPS) is the estimated
price  of  goods/services  analyzed  professionally  and  validated by
authority  executives.  Owner  Estimate  (OE)  works  as  reference to
evaluate bid price of goods and services which goals to get reasonable
bid  price,  accountable  and  can  be  carried  out  by  partners  in
accordance  with  the  condition of contract. Thus, framing of Project
Owners Estimate is the success key of Project Management of a company.
This   workshop  will  be  guided  by  some  speakers  who  have  many
experiences  in field of project and purchasing management and a depth
broad   of   accounting   and   statistical  knowledge.  Each  seminar
participant  will  be  given the software to calculate Owner Estimate.
Discussed  substances  will  be  very useful for the calculation of OE
project and OE procurement of goods or services.

MATERI Training Owner Estimate Calculation

1. Project Management Concept
* Project management characteristics
* Project stakeholder
* Project management and organization planning project
* Project success criteria
* Project Triple Constraints
* Role of Human Resources

2. Project Planning and Network Planning
* Project definition
* Schedule arrangement
* Network Planning
* Critical Path Method (CPM)
* Program Evaluation and Review Techniques (PERT)
* Translate network planning to bar chart

3. Crash Program Technique
* Crash Program criteria
* Technique dan optimation of crash program by linear programming
* Crash Program Expense Analysis

4. Project Expense Structure as OE Base Calculation
* Direct material
* Direct labour
* Overhead

5. Owners Estimate (OE) Material Calculation
* The past contract price
* Market price
* The price came from supplier proposal
* The price came from production cost estimation
* Target Pricing
* Alternatives on determining Owners Estimate material

6.  Technique  of Compiling Project Budget of Activity Based Budgeting
(ABB) Concept
* Introduce ABB (Activity-Based Budgeting) concept
* Project is a herd of activities
* Estimation Technique of Activity Expenses
* Application  of Activity-Based Budgeting Concept on project budget
arrangement
* Project Cash Budget Arrangement Technique

7. OE Calculation and Material Planning with MRP (Material Requirement
Planning)
* Network planning as basic procurement schedule
* The  determination  of  Bill  of  Materials from every activity in
Network Planning
* Inventory stock on hand and receipt of materials scheduled
* Identify each type of lead-time material
* MRP implementation stage of project materials planning
* Calculation used Owners Estimate material
* Practice of MRP Project calculation

8. Discounted Cash Flow Analysis
* Time value of money
* Cash-flow analysis
* Net Present Value (NPV)

9.  Application  of Total Cost of Ownership (TCO) Concept on Equipment
Selection
* Difference of Cost and Price
* Select Equipment by Net Present Value (NPV) concept

10. Project Schedule Evaluation Technique
* Comparing scheduled plan with current schedule
* Schedule deviation analysis
* Diagram Cause and Effect Analysis by Ishikawa technique
* Recommended actions

11. Project Budget Evaluation Technique
* Compare the budget cost of each project activity with actual costs
* Analysis variance cost
* Cause and effect analysis on the cost of the project

12. Control Project
* Basic and purpose of control project
* S Curve
* Time and cost control
* Contractor control
* Quality control

TARGET PESERTA
* Project Managers and Staff
* Project Cost Control Managers and Staff
* Budget Analyst Person
* Finance Managers and Staff
* Project Finance Officers and Staff
* Risk Management Unit Managers and Staff
* Operation Managers and Staff
* Logistics and Supply Chain Managers and Staff
* Procurement Managers and Staff
* Business Development Managers and Staff
* Person who involve in cost control activities

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING WORKLOAD ANALYSIS TEKNIK DAN TAHAPAN IMPLEMENTASI

TRAINING TAHAPAN MELAKUKAN ANALISA BEBAN KERJA

training

TRAINING METODE ANALISIS BEBAN KERJA (WORKLOAD ANALYSIS)

 

 

OVERVIEW

Dalam  pencapaian  efektivitas  dan  efisiensi  organisasi, diperlukan
kuantitas  dan  kualitas  pegawai sesuai dengan yang dibutuhkan. Perlu
diperhatikan  besarnya beban kerja dengan mempertimbangkan sumber daya
atau  input  yang  tersedia,  sehingga  tidak  terjadi ketidakstabilan
volume pekerjaan yaitu menumpuk pada periode tertentu dan tidak tampak
pekerjaan pada periode yang lain. Maka dari itu training ini dilakukan
untuk  memberikan  pemahaman  tentang analisis perhitungan beban kerja
yang  diemban  berdasarkan prinsip-prinsip organisasi yang efektif dan
efisien.

PURPOSE

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :
* Memahami   tentang   pentingnya  analisis  beban  kerja  (Workload
Analysis) bagi perencanaan SDM perusahaan.
* Memiliki keterampilan perhitungan beban kerja masing-masing fungsi
atau staff serta melakukan analisis perbaikan dan efisiensi.
* Merencanakan  standarisasi  pekerjaan,  menghitung  jumlah pekerja
optimal dan beban kerja optimal bagi perusahaan.

Â

OUTLINE  MATERI  Training  Workload  Analysis  :  Teknik  dan  Tahapan
Implementasi

1.  Ruang  Lingkup  dan  Pengertian  Analisis  Beban  Kerja  (Workload
Analysis)

2. Prinsip-prinsip Dasar Workload Analysis
* Pengertian Beban dan Bobot Kerja
* Jenis-jenis    Beban    Kerja    :    Individu,    Jabatan,   Unit
Kerja/Departement/Divisi, Organisasi
* Sifat-sifat   Beban   Kerja  :  Beban  Kerja  Utama,  Beban  Kerja
Rutin/Daily/Berkala, Beban Kerja Tambahan/Insidentil

3. Fungsi dan Kegunaan Workload Analysis

4. Metode Analisis Beban Kerja (Workload Analysis)
* Beban Kerja per Individu/Unit kerja
* Man Power Planning
* Reenginering Business Process
* Efisiensi

5. Tahapan Melakukan Analisa Beban Kerja
* Job Analysis
* Collecting Data
* Perhitungan   Beban  Kerja  Jabatan,  Individu,  Unit  Kerja,  dan
Perusahaan
* Perhitungan Kelebihan (Surplus)/Kekurangan (Shortage) Jumlah SDM
* Perhitungan & Rekomendasi Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum
* System Reporting
* Department/Divisi
* Organisasi

6.  Assessment dan Perhitungan Beban Kerja : Metode Time Study, Metode
Work Sampling

7. Standarisasi Kerja (Work Standardization)
* Standar Kerja Tahunan
* Kelonggaran Waktu yang Diterima (Accepted)
* Efisiensi Kerja Organisasi/Department/Divisi
* Konsep FTE (Full Time Equivalent)

8.  Latihan-latihan  Menghitung  Workload  Analysis dan Jumlah Pekerja
Ideal

9. Tindak Lanjut dan Rekomendasi

PARTICIPANT
* Pimpinan perusahaan dan pemegang kebijakan
* Semua bagian dan bidang perusahaan
* Semua  staff  atau karyawan yang pekerjaannya bersinggungan dengan
Workload Analysis
* Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Workload Analysis

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING K3 TEKNISI/PETUGAS PEMERIKSA PENGUJI BIDANG PESAWAT ANGKAT DAN ANGKUT

TRAINING PENGENALAN K3 TEKNISI/PETUGAS PEMERIKSA PENGUJI BIDANG PESAWAT ANGKAT DAN ANGKUT

training

TRAINING KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

 

 

LATAR BELAKANG

Sebagaimana  diketahui  bahwa  Pesawat  Angkat dan Angkut adalah suatu
peralatan  yang  sangat  berguna  bagi proses industri khususnya dalam
pemindahan  barang.  Pesawat  Angkat  dan  Angkut  merupakan peralatan
teknik  yang  mengandung  resiko  bahaya tinggi yang dapat menyebabkan
terjadinya  kecelakaan  kerja bilamana tidak ditangani secara baik dan
benar.  Supaya  tidak terjadi kecelakaan kerja, maka sebelum pemakaian
setiap  Pesawat  Angkat  dan Angkut dan pengaman/perlengkapannya harus
dilakukan  pemeriksaan  dan  pengujian serta dioperasikan oleh seorang
operator  yang  berkemampuan  dan  berketerampilan  yang  cukup  serta
dirawat dengan baik dan teratur.

Bedasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan
peraturan  pelaksanaannya  pada  Permen  No.5/MEN/85  tentang  Pesawat
Angkat  dan Angkut mewajibkan perusahaan mempunyai Ahli K3 dan Petugas
Pemeriksa  dan  Pengujian  terhadap  pesawat  Angkat  dan  Angkut agar
pelaksanaan  K3  di  tempat  kerja  berjalan  optimal.  Di samping itu
berdasarkan  Peraturan  Perundang-undangan Keselamatan Kerja (K3) yang
berlaku  bahwa setiap perencanaan, pabrikasi dan pengoperasian pesawat
angkat  angkut  di  Indonesia  harus  melalui  proses  pemeriksaan dan
penilaian  teknik  terlebih  dahulu  sebelum  dioperasikan oleh tenaga
operator dan maintenance yang kompeten dan bersertifikat.

Â

MATERI Training Pembinaan dan Sertifikasi K3 Teknisi/Petugas Pemeriksa
Penguji Bidang Pesawat Angkat dan Angkut

I. KELOMPOK DASAR
* Kebijakan  Keselamatan  dan  Kesehatan Kerja dan dasar-dasar K3 (4
JP)
* Peraturan perundang-undangan Pesawat Angkat Angkut (6 JP)
* Undang-Undang No.1 Tahun 1970
* Permenaker No.05/Men/1985
* Permenaker No.09/Men/VII/2010

II. KELOMPOK INTI
* Pengetahuan  Dasar  Keran Angkat dan Bagian-bagian Keran Angkat (4
JP)
* Pengetahuan Dasar Motor Penggerak (4 JP)
* Pengetahuan Dasar Hidrolik (4 JP)
* Pengetahuan Kelistrikan (2 JP)
* Perangkat Keselamatan Kerja (Safety Devices) (4 JP)
* Tali Kawat Baja dan Alat Bantu Angkat (4 JP)
* Pengetahuan Bahan dan Korosi (4 JP)
* Peninjauan Konstruksi (4 JP)
* Non Destructive Test (NDT) (4 JP)
* Pemeriksaan dan Pengujian (10 JP)

III. KELOMPOK PENUNJANG
* Standar Pemeriksaan dan Pengujian (4 JP)
* Stabilitas (2 JP)
* Pengetahuan Las (4 JP)

IV. UJIAN
* Teori (6 JP)
* Praktek (20 JP)

PERSYARATAN PESERTAÂ TRAINING TEKNISI/PETUGAS PEMERIKSA PENGUJI BIDANG
PESAWAT ANGKAT DAN ANGKUT
1. Berpendidikan minimal SMA/SMU, pengalaman kerja sekurang-kurangnya
3 (tiga) tahun dibidangnya
2. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
3. Membawa Foto Copy ijazah terakhir min SMA sederajat
4. Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
5. Membawa  Pas  Foto  4×6,  2×3 masing-masing 3 lembar (background
merah)

*dikumpulkan saat pelatihan

Â

SERTIFIKAT

Setelah   sukses   mengikuti  pelatihan  ini  peserta  akan  diberikan
sertifikat  dan  surat  penunjukan  ahli  K3  ditempat kerja yang akan
dikeluarkan KEMENTRIAN KETENAGAKERJAAN R.I.

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call